Pemberdayaan Masyarakat melalui Pembentukan dan Penguatan Kelembagaan Kelompok Sadar Lingkungan sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan di Nagari Sungai Batang

Authors

  • Aldri Frinaldi Universitas Negeri Padang
  • Boni Saputra Universitas Negeri Padang
  • Desri Nora AN Universitas Negeri Padang
  • Ichsan Nasution Universitas Negeri Padang
  • Yose Fajar Pratama Universitas Negeri Padang
  • Adil Mubarak Universitas Negeri Padang
  • Syamsir Syamsir Universitas Negeri Padang
  • Asnil Asnil Universitas Negeri Padang
  • Angga Putra Tri Rezeki Universitas Negeri Padang
  • Irvan Renaldi Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.36085/jams.v5i3.10457

Keywords:

Community Empowerment, Environmental Awareness Groups, Environmental Management, Participatory Rural Appraisal

Abstract

This community service program aims to empower the community of Nagari Sungai Batang, Agam Regency, by establishing and strengthening the Environmental Awareness Group (POKDARLING) to preserve the local ecosystem. This initiative involves youth and community leaders as agents of change in environmental conservation. The method employed is the Participatory Rural Appraisal (PRA) approach, which includes surveys, discussions, lectures, brainstorming sessions, and mentoring, conducted over six months (January–June 2025). The results of the activity demonstrate the establishment of a legitimate POKDARLING organizational structure through Village Head Decree No. 26 of 2025, increased community knowledge regarding environmental awareness, as well as the formation of the Youth Forum for Environmental Care and the implementation of environmental cleanup actions, all serving as tangible evidence of the program’s success. This program is expected to serve as a model for community-based environmental management that other villages in the surrounding area can adopt.

References

Berkes, F. (2004). Rethinking community‐based conservation. Conservation biology, 18(3), 621-630. https://doi.org/10.1111/j.1523-1739.2004.00077.x

BPS. (2024). Agam dalam Angka 2024. Kabupaten Agam: Badan Pusat Statistik.

Frinaldi, A., Saputra, B., Lanin, D., & AN, D. N. (2025). Optimalisasi Pengelolaan Limbah Kulit Jengkol Menjadi Briket Arang di Nagari Sikabau Dharmasraya. Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 7(2), 607–617. https://doi.org/10.24036/abdi.v7i2.1446

Hidayat, A., Wijayanti, I., & Evendi, A. (2024). Modal Sosial dalam Pengelolaan Kawasan Ekowisata Mangrove Berkelanjutan di Pesisir Desa Sugian. Prosiding Seminar Nasional Mahasiswa Sosiologi, 2(1), 89–108.

Juk, B., Shaw, F. R., Alaydrus, A., & Hastira, M. F. (2024). Peran Partisipasi Masyarakat dalam Pengambilan Keputusan tentang Pemanfaatan dan Pengelolaan Sumber Daya Alam. IJD-Demos, 6(3).

Ostrom, E. (2009). A general framework for analyzing sustainability of social-ecological systems. Science, 325(5939), 419–422. https://doi.org/10.1126/science.1172133

Partomo, P., Mangkuprawira, S., Hubeis, A. V. S., & Adrianto, L. (2011). Pengelolaan Danau Berbasis Co-Management: Kasus Rawa Pening. Jurnal Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan, 1(2), 104.

Saputra, B., Fajri, H., Nurhabibie, P., & Syolendra, D. F. (2022). Peningkatan Capacity Building Aparatur Nagari: Pendampingan Pembentukan Badan Usaha Milik Nagari. Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(2), 283–291. https://doi.org/10.24036/abdi.v7i2.1446

Waqiah, G. R., & Sarjan, M. (2025). Menggali Kearifan Lokal: Solusi Berkelanjutan untuk Pengelolaan Sumber Daya Alam. Lamda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya, 5(1), 115–126. https://doi.org/10.58218/lambda.v5i1.1207

Wargadinata, E. L. (2021). Kompleksitas Hubungan Kependudukan dan Lingkungan. Jurnal Ilmu Pemerintahan Widya Praja, 47(1), 1–23.

Downloads

Published

2025-12-23

How to Cite

Frinaldi, A., Saputra, B., Nora AN, D., Nasution, I., Fajar Pratama, Y., Mubarak, A., … Renaldi, I. (2025). Pemberdayaan Masyarakat melalui Pembentukan dan Penguatan Kelembagaan Kelompok Sadar Lingkungan sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan di Nagari Sungai Batang. JURNAL ABDIMAS SERAWAI, 5(3), 333–344. https://doi.org/10.36085/jams.v5i3.10457